Home Umum Barak Tujuh Pintu di Tarjun Ludes Terbakar, Puluhan Juta Rupiah Kerugian

Barak Tujuh Pintu di Tarjun Ludes Terbakar, Puluhan Juta Rupiah Kerugian

61
0
SHARE
Barak Tujuh Pintu di Tarjun Ludes Terbakar, Puluhan Juta Rupiah Kerugian

Bidikperistiwa.my.id // Kotabaru, Kalsel — Kebakaran hebat melanda sebuah bangunan rumah barak di Desa Tarjun, Kecamatan Kelumpang Hilir, Kabupaten Kotabaru, pada Rabu (29/4/2026) sekitar pukul 01.00 WITA.

Peristiwa tersebut dikonfirmasi oleh Kepala Satpol PP dan Damkar Kotabaru, Drs. Yudi Ridhani. Ia menyampaikan bahwa bangunan yang terbakar merupakan rumah berbahan kayu dengan tujuh pintu yang dihuni oleh tujuh kepala keluarga.

Adapun warga yang terdampak dalam kejadian ini masing-masing bernama Simon, Rahmadi, Fahmi, Hadran, Amat, Fatmawati, dan Yusran. Seluruhnya kini kehilangan tempat tinggal akibat kebakaran tersebut.

“Dugaan sementara, kebakaran disebabkan oleh korsleting listrik. Kerugian ditaksir mencapai puluhan juta rupiah,” ungkap Yudi.

Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Namun demikian, para penghuni barak harus mengungsi sementara ke rumah kerabat maupun lokasi lain yang aman.

Proses pemadaman api melibatkan armada pemadam kebakaran dari perusahaan sekitar, yakni PT Indocement Tarjun dan PT SMART, serta didukung oleh aparat Polsek, Koramil, dan warga setempat.

Kepala Desa Tarjun, Suryadi, mengungkapkan bahwa saat ini para korban sangat membutuhkan bantuan, terutama kebutuhan pokok dan pakaian layak pakai.

“Kami berharap adanya kepedulian dari berbagai pihak untuk membantu meringankan beban warga yang terdampak,” ujarnya.

Ia juga menyoroti pentingnya perhatian terhadap anak-anak korban agar tetap dapat melanjutkan aktivitas pendidikan mereka meski dalam kondisi sulit.

“Ke depan, kami akan terus berkoordinasi agar penanganan warga terdampak bisa berjalan maksimal,” tambahnya.

Sementara itu, bantuan awal mulai berdatangan dari masyarakat berupa pakaian dan donasi, serta bantuan sembako dari pihak kecamatan. Untuk bantuan dari pemerintah daerah, saat ini masih dalam tahap pendataan.

Suryadi turut mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran, khususnya dalam penggunaan instalasi listrik dan aktivitas memasak.

“Kewaspadaan harus terus ditingkatkan agar kejadian serupa tidak kembali terjadi,” pungkasnya.MY